Diprotes Netizen Karena Bela Jokowi, Iwan Fals Sewot


Sebuah cuitan Iwan Fals di twitter menimbulkan kontroversi. Dengan nada membela pemerintahan Jokowi, Iwan Fals menuding negara-negara peserta Konferensi Asia Afrika menjadi biang keladi kenaikan harga-harga barang di Indonesia.

�Di KAA kesempatan utk bicara, omelin aja tuh negara2 yg bikin rusak harga2 shingga sampe babak belur bgini,� tulisnya melalui akun @iwanfals pada Selasa (21 April 2015).

Iwan Fals juga membela pemerintahan Jokowi dari kritikan masyarakat. Menurutnya, pemerintahan Jokowi belum berlangsung lama dan masih punya kesempatan kerja yang panjang.

�Kecuali klo gak seperti di lagu �Negara� lagian Jokowi-JK belum juga stahun, masih ada 4 thn-an,� tulisnya.

Sikap Iwan Fals ini banyak menuai protes dari netizen. Salah satunya diungkap netizen Dudi Iskandar. "Bang Iwan, kemana suara lantangmu yang sering kau teriakkan dulu. Aku rindu suaramu dulu, bukan yang sekarang. Kemanakah idealisme mu Bang? Kenapa harus negara lain yang diomelin?" ujar Dudi.

"Iwan Fals jadi fals beneran," komen Piprim Yanuarso.

Menanggapi protes dari netizen, Iwan Fals tampak sewot dan menyerang balik netizen yang kecewa.

""pembuly" itu kaya ikan mas ye, dkasih umpan gtu aje mak werrr, tiati tu layar jgn dplototin gtu ah ntar belekan lagi," tutur penyanyi yang punya nama asli Virgiawan Listanto ini.

Related Posts:

Merdunya Suara Gelandang Arsenal Saat Baca Alquran Diluar Kepala


Memang sudah bukan rahasia lagi, jika gelandang Arsenal asal Prancis, Abou Diaby, dikenal sebagai pemeluk Islam yang taat. Sejak 2013 lalu media sosial pun mulai ramau bahwa dia juga adalah seorang hafidz atau penghapal Alquran. Seperti diinformasikan pemilik akun LhaimanZhongenneph di situs Youtube pada 13 Juli 2013, dengan judul Abou Diaby Gelandang ARSENAL Hafal 19 Juz Al Qur'an, disebutkan bahwa Diaby berhasil menghafal 19 juz.

Tapi untuk mendengar suara Diaby saat melantunkan ayat-ayat suci Alquran, sepertinya netizen belum banyak yang tahu. Suaranya terdengar merdu. Kemerduan suara Diaby itu seperti diungkapkan pemilik akun Fahimul Haque yang mempublikasikannya di situs Youtube pada 14 Mei 2014, dengan judul Abou Diaby Quran Recitation, menyebutkan kegiatan itu dilaksanakan di sebuah masjid di London bagian Timur.

Kemerduan suara Diaby yang kini jarang main di Arsenal akibat cidera itu selanjutnya dipublikasikan lagi oleh akun bernama NEWS 21+ di Youtube dengan judul Suara merdu Gelandang Arsenal Abou Diaby lantunkan ayat AlQuran pada 20 Maret 2015. Dengan durasi tayangan sekitar 6 menit, akun ini juga memberi kerterangan bahwa gelandang Arsenal asal Perancis, Abou Diaby dikenal sebagai muslim yang taat menjalankan ibadahnya. Yang cukup mengagumkan, dia juga seorang hafiz alias penghafal Alquran.

Berikut videonya:


Related Posts:

Hati-hati Jadi Korban Ikhwan Gombal Udang!

Namanya Akmal, sebut saja demikian. Dia laki-laki idaman perempuan di kalangan aktivis pemuda islam. Bagaimana tidak, postur tubuhnya tinggi, good looking dan tiap kali berbicara di depan publik di forum nasional selalu memukau dan membuat muslimah berdecak kagum. Maklum, jabatannya tak main-main di organisasi kepemudaan islam, sekretaris jenderal.

Di sebuah organisasi tempat ia berkecimpung, Akmal menaruh hati dengan seorang muslimah. Parasnya tidak begitu cantik tapi menarik. Si perempuan yang ditaksir tersebut ternyata juga suka dengan Akmal. Sebut saja perempuan itu dengan nama Ratna.

Suatu kali Ratna membutuhkan uang,untuk membantu keluarganya yang sedang alami kesulitan. Entah kenapa kesulitan uang itu sampai kuping Akmal. Karena Ratna bagian dari pengurus organisasi, Akmal merasa ada sedikit rasa ingin membantu, mengingat kontribusi si akhwat tersebut juga besar terhadap jamaah.

Ratna pun menerima bantuan tersebut, dengan sedikit memaksakan diri. Apalagi yang membantu Kak Akmal�demikian panggilan Akmal di mata para aktivis yang usianya lebih muda�yang sudah sejak lama Ratna menaruh hati padanya. Ternyata �rasa� aneh itu juga tumbuh di dalam hati Akmal. Akmal juga ada hati.

Singkat cerita Akmal berniat dan memberanikan diri main ke rumah orangtua Ratna. Mendengar kabar dari Akmal tersebut, hati akhwat mana yang tak berbunga-bunga dan dipenuhi impian-impian indah yang menari di pelupuk mata. Bagai penari di taman bunga.

�Serius, Kak?� Ratna meminta keyakinan.

Akmal mengiyakan penuh keyakinan. Ia mengatakan ingin silaturahim dan sekalian menjenguk orangtua Ratna yang sedang sakit. Tentang utang uang, Akmal tak terlalu mempermasalahkan.

Di mata Ratna, mendadak Akmal seperti pangeran berkuda. Yang menunggangi kudanya dari Jawa ke Luar Jawa. Gagah dan gentleman. Tidak banyak mengumbar kata-kata manis atau sejenis rayuan gombal udang. Ya, rayuan gombal udang, sekali dirayu dengan kata-kata gombal, pipi langsung memerah seperti udang matang dan badan merunduk. Bayangkan, dari Pulau Jawa ke Luar Pulau Jawa itu lumayan jauh sekali, �sesuatu� sekali jika ada ikhwan berjuang demikian.

Sampai di rumah orangtua Ratna, Akmal disambut hangat oleh ayah ibu Ratna. Akmal begitu santun, tutur katanya lembut. Sepertinya ibu dan bapak ikut jatuh hati juga. Tak ada harapan yang disampaikan oleh Akmal kepada orangtua Ratna, namun kedatangannya sudah menjadi kode pembuka yang mudah dibaca siapapun yang memahami proses ke jenjang lebih serius.

Ada harapan-harapan yang tertanam di hari Ratna. Semoga Allah memudahkan, semoga Allah menjodohkan aku dengan Akmal.

Teman-teman satu organisasi pun mengetahui bahwa Akmal sudah mendatangi orangtua Ratna, mereka hanya mampu mendoakan semoga lekas terlaksana ke jenjang walimah meski tak sedikit yang sinis juga seakan tak rela jika seorang Kak Akmal jatuh ke akhwat yang biasa-biasa saja seperti Ratna.

Seiring berjalannya waktu, desas-desus berembus di antara para aktivis dakwah. Akmal sudah khitbah. Akmal akan menikah. Namun yang menjederkan dan membuat kepala seperti disambar petir.

Akmal tidak sedang mengkhitbah Ratna.

Akmal tidak akan menikah dengan Ratna.

Akmal ternyata sudah khitbah seorang peserta baru kajian. Seorang hijaber yang katanya baru belajar Islam. Secara fisik dan paras, Ratna jauh sekali. Si hijaber ini bisa dibilang seperti model bahkan camera face.

Tahu kebenaran itu, pertahanan airmata Ratna jebol. Hati perempuan mana yang tidak hancur berkeping-keping melihat ikhwan yang sudah menanam harapan di hati tiba-tiba memilih yang lain. Hanya menjadi korban pemberi harapan palsu (PHP). Akmal tak lebih hanya seorang pengumbar rayuan gombal udang. Orangtua Ratna juga sangat kecewa, lalu untuk apa si laki-laki itu main jauh-jauh dari Jawa ke Luar Jawa?!

Undangan pernikahan Akmal pun beredar dan sampai ke tangan Ratna. Secarik kertas undangan yang tak ubahnya berbahan dasar arang yang sudah terpercik api, siap menyembur ke ulu hati Ratna.

Untunglah, ada teman yang mengingatkan Ratna yang tak berhenti dalam naungan sedih. �Bersyukurlah, Ratna. Allah tidak menjodohkanmu dengan laki-laki brengsek itu.� (*)


Sumber: http://bersamadakwah.net/kisah-sakit-hati-akhwat-korban-ikhwan-gombal-udang/
Penulis: M.Sholich Mubarok

Related Posts:

Cerita Dibalik Layar Perjuangan Berat Anggota DPR Turunkan Ongkos Haji 2015


DIBALIK LAYAR PERJUANGAN KOMISI VIII � DPR RI MENURUNKAN ONGKOS HAJI 2015

Ada catatan menarik dibalik perjuangan Komisi VIII DPR-RI untuk menurunkan ongkos haji 2015 yang sangat besar selisihnya dari tahun sebelumnya. Mencapai lebih dari 20% penurunannya.

Catatan dibalik layar ini ternyata saya dapatkan dari salah satu rekan blogger di Kompasiana bernama �Harja Saputra� yang bertugas sebagai staf ahli di Komisi VII DPR RI

Link: https://www2.facebook.com/harja.saputra

Dari status beliau di akun facebook pribadinya, tergambar betapa berat perjuangan para anggota dewan yang selama ini jarang terpublikasikan dan tenggelam dalam hiruk pikuk kasus-kasus politik yang lebih populer lainnya. Misalnya perebutan kursi dari Partai Golkar atau berantemnya antar anggota dewan.

Untuk itu, dalam kesempatan membuat status pagi ini�saya sedikit mencopy paste beberapa status om Harja untuk memberi gambaran kepada rekan-rekan semua bahwa masih buanyaaaak anggota dewan yang berjibaku dan jungkir balik membawa aspirasi rakyat yang diwakilinya.

Kita masih punya harapan untuk menyandarkan kegelisahan di era yang serba tedjo nggak jelas ini.

Salam,
Hazmi Srondol

=======

Harja Saputra
3 April pukul 8:45 �

Rapat konsinyering ttg ongkos haji atau BPIH tadi malam di Kopo Bogor hampir rusuh. Tumpukan bahan rapat dibanting dan meja digebrak2. Apa pasal?
Sudah disepakati pd rapat sblmnya DPR minta BPIH turun 20% dari tahun lalu dan lakukan efisiensi indirect cost.

Efisiensi indirect cost tujuannya krn selama ini setiap org yg pergi haji reguler sbnrnya menggunakan juga uang dari simpanan haji org lain yg belum brgkt. Itu terjadi sejak dari dulu. Ini tdk sesuai dgn syariat bahwa pergi haji harus dr uang sendiri (prinsip mampu).

Pemerintah melalui Kemenag sdh tandatangani kesepakatan itu. Eeeeeh td malam bukannya nurunin BPIH malah ujug2 ditampilkan skema kenaikan lagi. Awalnya minggu lalu diusulkan 39juta (naik 6juta dr taun lalu). Tadi malam malah naik lagi jadi 41juta. Ya marahlah para anggota dewan...hajaar!!!

***

Harja Saputra
5 April pukul 14:56 �

Ini keterangan resmi dari Ketua Komisi VIII mengenai hasil rapat konsinyering ttg BPIH (biaya haji). Di balik keterangan itu ada dinamika yang alot. Saya sendiri blm bisa menuliskannya karena rapat tersebut sifatnya tertutup..

Usulan BPIH Rp38 juta lebih masih ditolak Komisi VIII ? http://www.lensaindonesia.com/2015/04/05/usulan-bpih-rp38-juta-lebih-masih-ditolak-komisi-viii.html

***

Harja Saputra
7 April pukul 19:46 �

Malam ini begitu paradoks. Di gedung DPR, ruangan sebelah lg rame rapat mslh Golkar, di sblhnya lg sdng puyeng menyisir biaya2 penyelenggaraan ibadah haji.

Tiba2 nemu anggaran Penambah Daya Tahan Tubuh petugas..apa ini? Masa harus ditanggung oleh jemaah haji...80ribu riyal brarti 200jutaan broo..gile lu ndroo..

***

Harja Saputra
Kemarin jam 2:53 �

Alhamdulillah, rapat sampe jam 3 pagi akhirnya memutuskan ongkos haji (BPIH) utk tahun ini tuntas dgn total biaya haji utk tahun ini USD 2717 ato Rp.33.962.500. Turun dr tahun lalu USD 502 (tahun lalu USD 3219).


Related Posts:

Alhamdulillah, Komisi VIII DPR Berhasil Tekan Biaya Haji 2015 Turun 502 USD


Panitia Kerja (Panja) biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) yang dibentuk Komisi VIII DPR RI berhasil menekan biaya haji jauh lebih signifikan. Kini, besaran BPIH untuk tahun 1436 H/2015 M sebesar Rp33.962.500 atau 2.717 USD per jamaah.

�Tidak ada satu pun anggota Komisi VIII yang ikut-ikutan mencari keuntungan dalam penentuan BPIH ini,� tandas Ketua Komisi VIII Saleh P Daulay (dapil Sumut II) dalam konferensi pers di Press Room DPR, Rabu (22/4). Komisi VIII bersama pemerintah sepakat menentukan besaran BPIH setelah melakukan rapat maraton sejak 29 Januari hingga 22 April dini hari.

Dalam penentuan besarnya BPIH tersebut, Panja Komisi VIII telah menyisir berbagai pos anggaran yang selama ini sulit ditekan. Misalnya, biaya pesawat Garuda, pemondokan di Arab Saudi, dan catering. Dengan investigasi langsung ke lapangan, baik di dalam negeri maupun ke Arab Saudi, akhirnya banyak pos anggaran yang ditekan dengan tetap menjaga kualitas layanan haji.

Selain Saleh Daulay, hadir dalam konferensi tersebut Ketua Panja Sodik Mujahid (dapil Jabar I), Deding Ishak (dapil Jabar III), Kuswiyanto (dapil Jatim IX), Achmad Fauzan Harun (dapil DKI I), Abdul Fikri (dapil Jateng IX), Maman Imanulhaq (dapil Jabar IX), dan Hasan Aminuddin (dapil Jatim II).

Ini merupakan kerja monumental dari Komisi VIII DPR yang serius menekan biaya haji menjadi lebih murah dan berkualitas. Pada periode sebelumnya, upaya Komisi VIII menekan biaya haji menemukan kegagalan. Kini, setelah didukung data dan investigasi yang valid, Kementerian Agama akhirnya bisa bersepakat dengan Komisi VIII untuk melakukan penghematan biaya haji. Bila dihitung dengan dollar, berarti turun 502 USD dari tahun sebelumnya.

Bila dirupiahkan, BPIH justru naik sebesar Rp163.000. Seperti diketahui BPIH tahun 2014 sebesar Rp33.799.500. Kuswiyanto menuturkan, semua biaya diukur dengan rupiah. Tidak lagi dengan dollar. Sementara Sodik Mujahid menilai, Kemenag ternyata tidak memiliki data dan analisis yang akurat soal ini.

Sebaliknya, Komisi VIII sangat unggul dengan data dan analisis yang didapat dari berbagai sumber dan investigasi, termasuk data dan investigasi dari para tenaga ahlinya. �Panja menguasai data untuk mengkonter data Kemenag,� ungkap Sodik. Biaya pemondokan juga dikemukakan Abdul Fikri. Diungkapkannya, biaya pemondokan di Arab Saudi yang semula 7 ribu real, kini menjadi 4.700 real. Itu hasil negosiasi Komisi VIII. (mh)/foto:andri/parle/iw.

Sumber: http://www.dpr.go.id/berita/detail/id/10147

Related Posts:

[KORUPSI] Kader PDIP Ketua DPRD Lampung Utara Buron, Polisi Kerahkan Intel


Bandar Lampung - Kasi Penkum Kejati Lampung Yadi Rachmat mengatakan Ketua DPRD Lampung Utara Rachmat Hartono selalu mangkir panggilan penyidik. Sebelumnya Kader PDIP itu ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan jalan di jalur dua Kotabumi tahun anggaran 2012 dengan kerugian negara miliaran rupiah atau sebelum yang bersangkutan menjadi anggota dewan.

Menurut Yadi Rachmat, Kejari Kotabumi sudah melayangkan surat panggilan sebanyak tiga kali, namun  Ketua DPRD Lampung Utara periode 2014 � 2019 tidak pernah memenuhi panggilan tim penyidik Kejari Kotabumi. �Tersangka telah dipanggil tiga kali, yakni pada 8 Desember 2014, 15 Desember 2014, dan 18 Desember 2014, yang bersangkutan juga tidak memenuhi panggilan tim penyidik Kejari Kotabumi,� ujarnya seperti dilansir duajurai.com dari Berita Satu, Kamis, 23/4/2015.

Yadi juga menjelaskan Kepala Kejari Kotabumi telah mengeluarkan surat perintah penangkapan dan mengerahkan tim intelijen ke berbagai wilayah di Lampung memburu tersangka bahkan penyidik sudah menggeledah rumah pribadi tersangka di Perumahan Bataranila, Hajimena, Natar, Lampung Selatan, disaksikan ketua RT dan RW setempat. Begitu juga di rumah dinas dan kantor DPRD Lampura, tapi hasilnya nihil.

Bahkan Kejari Kotabumi telah mengeluarkan surat DPO Nomor 249/DPO/N..13 tanggal 22 Januari 2015 atas nama Rachmat Hartono. Terdakwa sendiri melalui kuasa hukumnya telah meniyipkan uang penganti sebesar Rp 520,4 juta pada Kejari Kotabumi sebagai antisipasi apabila perkaranya telah diputuskan pengadilan.

Sumber: duajurai.com

***

Luar biasa nih PDIP. Sepertinya GELAR JUARA PARTAI TERKORUP 2014 akan bisa dipertahankan tahun 2015 ini.


Related Posts:

Dukung Jokowi, KMP Setujui Perppu Pimpinan KPK


Setelah sebelumnya menyetujui Badrodin Haiti sebagai Kapolri, partai Koalisi Merah Putih (KMP) juga sepakat untuk mendukung Perppu soal pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diterbitkan Presiden Jokowi.

Kesepakatan itu berdasarkan hasil rapat turtutup petinggi KMP, di kediaman Ketua Umum PPP, Djan Faridz, Jakarta, Rabu (22/4/2015) malam.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS, Fahri Hamzah mengatakan, KMP lebih bersepakat untuk menyetujui Perppu yang diterbitkan Presiden Jokowi untuk mengisi kekosongan kursi pimpinan KPK.

"Jadi kita (KMP) setuju karena kalau ditolak tidak ada kepastian status di KPK. Jadi kalau ditolak ketiganya harus mundur. Makanya kita setuju Perppu," kata Fahri, usai mengikuti pertemuan tertutup petinggi KMP.

Meski demikian, kata Fahri, pihaknya memberikan beberapa catatan terhadap pimpinan KPK yang telah ditunjuk Presiden Jokowi. Adalah agar komunikasi antar lembaga negara terus ditingkatkan.

"Kita memberi catatan agar perseteruan pimpinan KPK dan lembaga lain harus diminalisir dan ditemukan jawabannya. Catatan ada soal umur, dan juga ada norma hukum," jelas Wakil Ketua DPR itu.

Rapat presidium KMP digelar malam ini secara tertutup. Hadir di antaranya Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie, Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham, Djan Farid, Ade Komaruddin, dan Edy Prabowo. [mes/inilah]

Related Posts:

Operasi "Decisive Storm" Koalisi Saudi dihentikan & diganti operasi baru "Restoring Hope"

Juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi Brigjen Ahmed Asiri umumkan penghentian 'Decisive Storm' diganti 'Restoring Hope'

Setelah 4 minggu melakukan serangan aktif untuk menggempur para pemberontak Syi'ah Houthi, koalisi Arab secara resmi beralih pada tahap baru yaitu operasi "Restoring Hope". Hal ini disampaikan juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi Brigjen Ahmed Asiri di Riyadh (21/4/2015).

Operasi baru ini akan berfokus pada pemulihan politik di Yaman dan kestabilan keamanan, termasuk bantuan kepada rakyat Yaman untuk mengembalikan kehidupan normalnya.

Serangan udara dianggap telah mencapai tujuannya, yaitu melindungi warga Yaman dan menghancurkan banyak kemampuan militer kelompok Syi'ah radikal itu.

Namun Saudi akan terus memantau kondisi dan melihat pergerakan pemberontak Houthi di seluruh penjuru Yaman, sehingga serangan udara tetap akan diaktifkan lagi untuk menggempur pemberontak Syi'ah jika diperlukan.

Blokade laut atau embargo senjata tetap berlaku untuk mencegah bantuan militer bagi Houthi maupun sekutunya. (bbc/rslh)

Related Posts:

Wow! BEM UNS Dirikan Posko Relawan Penjemputan Pulang Jokowi


SOLO - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, mendirikan posko relawan penjemputan pulang Presiden Jokowi di depan Sekretariat BEM UNS.

Posko itu sengaja mereka dirikan untuk merekut para relawan yang akan berangkat ke Jakarta. Sesuai janji mereka sebelum 20 Mei, para mahasiswa ini akan membawa pulang Presiden Jokowi kembali ke kampung halaman.

Gilang Garendi, Menko Eskternal Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS, mengatakan mereka terpaksa menjemput Jokowi untuk pulang kampung, karena selama enam bulan masa pemerintahannya, belum mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di negeri ini.

Mulai dari pencabutan subsidi BBM, naiknya harga kebutuhan pokok, sampai pada turunnya nilai tukar rupiah. Atas dasar itulah para mahasiswa yang selama ini konsisten mengawal Jokowi-JK, sepakat untuk menjemput Jokowi kembali ke kota yang dulu pernah dipimpinnya selama dua periode. Tujuannya, para mahasiswa ini hanya ingin berdialog langsung dengan Presiden Jokowi.

"Kita berharap Pak Jokowi sebagai Presiden mampu menyelesaikan masalah yang tersebut, Kita ingin berdialog dengan bapak Jokowi. Untuk itu kita membentuk relawan yang akan melakukan penjemputan kepada pak Jokowi," jelas Gilang di depan posko relawan penjemputan Jokowi, di kampus UNS, Solo Jawa Tengah Selasa, (22/4/2015).

Menurut Gilang, penjemputan ini terpaksa mereka lakukan. Karena mereka melihat Jokowi sebagai Presiden tak mampu menyelesaikan masalah yang ada. Justru sebaliknya, masalah-masalah baru muncul pada saat pemerintahaan Presiden Jokowi.

Dalam catatan mahasiswa, ungkap Gilang, permasalahan yang timbul dan menjadi 'batu besarnya' adalah masalah KPK-Polri, kisruh politik, subsidi BBM dicabut, rupiah melemah dan masih banyak lagi. Target para mahasiswa yang akan berhasil direkut sebagai relawan, melalui 'Posko Relawan Mahasiswa Menjemput Jokowi Pulang Bapak Jokowi' ini adalah 10.00 orang mahasiswa.

Nantinya, 1.000 mahasiswa yang telah berhasil direkut ini akan dibawa ke Jakarta dengan menggunakan 20 bus untuk menuju ke Istana guna menjemput Presiden Jokowi. "Mulai hari ini, posko relawan resmi kami dirikan. Sebelum 20 Mei, kami sudah berangkat ke Jakarta untuk menjemput Pak Jokowi. Ini tak hanya kami lakukan di Jakarta saja. Aksi meminta Jokowi pulang kampung ini pun, pekan depan juga akan kami gelar di Solo,"pungkasnya.

Sumber: Okezone

Related Posts:

DR Amir Fath: "Ayo Berpolitik Urus Negara, Jangan Ribut Khilafiah!"



*kutwit Dr Amir Faishol Fath (@amirfath) 23/4/2015

1. Ayo kita bincang tentang politik agar kita punya prmimpin yg bersih dan berdaya bagi NKRI. Supaya kita tdk sibuk dg masalah khilafiah (perbedaan fiqih -ed).

2. Saya tetap yakin bahwa Nabi dijadikan panutan bukan hanya urusan ritual tetapi juga urusan bisnis dan negara.

3. Salah, banyak orang Islam yg ikut Nabi hanya ritualnya lalu urusan busnis dan negaranya diserahkan kepada orang yg bejad akhlaknya.

4. Nabi bukan hanya menjadi imam shalat di masjid tetapi juga memimpin pasar dan negara Madinah.

5. Ayo umat Islam bersatu mengurus negeri yg kita cintai ini dengan bersih sehingga dunia kagum bahwa umat Islam bersih dan aman.

6. Dalam pengamatan saya umat Islam di Indonesia mengalami alergi terhadap politik, sehingga bernci semua partai politik.

7. Pasalnya pemberitaan yang tidak mendidik secara politik sehingga kalau ada partai yg bersih dicoreng supaya nampak kotor.

8. Mengapa terjadi demikian? Sebab yg punya media adalah pemilik partai politik. Akhirnya media digunakan untuk menipu rakyat.

9. Saya yakin di antara sekian banyak partai masih ada yg paling bersih. Caranya lihat para wakil mereka bekerja di lapangan.

10. Lihat para gubernur mereka dan bupati mereka secara teliti. Jangan serta merta menghakimi bahwa semua partai busuk hanya karena berita.

11. Saya optimis bahwa masih ada harapan untuk kita bisa bangkit menjadi negara yg diakgumi dunia.

12. Ayo bro, bergandeng tangan melihat langsung pribadi para kader partai tsb. Jangan segera antipati. Supaya kita tahu partai yg paling bersih.

13. Lalu beri dukungan yg maksimal. Jika anda menemukan keslahan datangi dan tegur supaya menjadi lebih baik. Jangan jelekin di belakang.

14. Banyak orang mau mengeluh atau marah setelah terjadi. Alasannya menyesal mengapa piilih dia. Tapi waktu pemilu mau dibayar. Lucu kan?

15. Supaya lebih dekat datangi dpp masing2 partai diam2, anda akan melihat kenyataan yg sebenarnya. Jangan ambil kesimpulan sebelum melihat.

16. Kalau dapat berita buruk ttg suatu partai yg kita anggap bersih tanya dan cek dulu kebenarannya. Jangan langsung antipati.

17. Peran anda sebgai umat Islam dukung & perbaiki partai Islam yg amanah. Bukan jelekin di belakang. Sudah tdk aktif jelekin lagi. Rugi dua kali.


Related Posts: